WWF Gelar Workshop Indentifikasi Penanganan Konflik Gajah - Aceh Landscape
Templates by BIGtheme NET
Home » Activity » WWF Gelar Workshop Indentifikasi Penanganan Konflik Gajah

WWF Gelar Workshop Indentifikasi Penanganan Konflik Gajah

Acehlandscape.com, Aceh Utara – WWF Indonesia menggelar Workshop pengendalian gadah liar, dengan thema Identifikasi Pengendalian kawasan Bernilai Konservasi tinggi, bersama FDPK, dan Balai Syura. Kegiatan itu bertujuan untuk mempertemukan pemerintah setempat dengan LSM dan masyarakat dalam mencari solusi bagaimana cara mencari solusi untuk penanganan konflik gajah, khususnya di kecamatan Cot Girek dan kecamatan Langkahan kabupaten Aceh Utara.

Kegiatan yang berlansung selama dua hari itu, daru (6 dan 7-11-2018) di Aula PTPN 1 kebun Cot Girek, dibuka lansung oleh Camat kecamatan Cot Girek Maksum Isa.

Dalam pemaparannya, WWF diwakili Cik Rini mengatakan kecamatan Cot Girek dan Langkahan perlu ada kerja sama antara pemerintah dan LSM serta masyarakat untuk menghalau kawanan gajah. Oleh karena itu WWF akan mendorong dan mendampingi masyarakat untuk menanam tanaman penghalang seperti kemiri dan sre wangi, “jelasnya.

“Untuk membatasi pergerakan gajah perlu ada tanaman penghalang yaitu kemiri dan Sre wangi, bukan dengan menggali paret atau pagar listrik, “sebut Cik Rini.

Masyarakat harus paham bagaimana mengindetivikasi untuk memantau pergerakan gajah, untuk itu harus dibentuk tim gajah, “tambah Cik Rini.

Pemerintah perlu mengadakan alat pendeteksi gajah (Satelit Sonar), “karena menurut Cik Rini alat tersebut merupakan bahagian yang sangat penting, satelit sonar merupakan salah satu alat untuk melacak pergerakan gajah, “kami perlu mendorong pemerintah untuk menyediakan satelit sonar alat pelacak pergerakan gajah, kita akan dorong pemerintah untuk mengadakan peralatan tersebut, “tambah Cik Rini lagi.

Kami juga akan mendorong desa desa yang ada untuk mengontrol terminal terminal gajah, serta membuat teminal terminal kecil dengan tanaman kemiri dan sere wangi, bisa juga di lakukan dengan garam. Selain itu tempat itu juga bisa dijadikan tempat wisata gajah nantinya, “sebut Cik Rini. [Muhammad Abubakar]

 

Artikel ini sudah tayang di riaukontras.com 06 November 2018 dengan Judul WWF Gelar Workshop Indentifikasi Penanganan Konflik Gajah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*