Templates by BIGtheme NET
Home » Kliping Media » Lomba Boat Nelayan Meriahkan Peukan Mangrove Di Langsa

Lomba Boat Nelayan Meriahkan Peukan Mangrove Di Langsa

Perayaan Peukan Mangrove dimeriahkan balap boat nelayan di Gampong Sungai Lueng, Kec. Langsa Timur, Sabtu (27:7). (Waspada/Munawar)

Acehlandscape.com, Langsa  – Sebanyak 30 boat nelayan mengikuti balap boat pada kegiatan Peukan Mangrove di Kota Langsa dalam rangka merayakan Hari Mangrove Sedunia (International Mangrove Day) di Sungai Jembatan Gampong Sungai Lueng, Kec. Langsa Timur, Minggu (28/7).

Amatan Waspada, selain perlombaan boat nelayan, juga digelar sejumlah kegiatan diantaranya, lomba foto, vlog, melukis, debat Panglima Laot, pameran foto dan produk olahan mangrove. Termasuk aneka permainan, pameran kreasi makanan dari bahan produk-produk mangrove, seminar international serta sejumlah hiburan lainnya.

Aceh memiliki luas hutan mangrove mencapai 50.017 hektare terletak di pesisir utara. Sebaran luas hutan mangrove  di Aceh Timur (16.621 Ha), Aceh Tamiang (14.093 Ha), Kota Langsa (5.141 Ha), Aceh Utara (349 Ha), Kota Lhokseumawe (56 Ha) dan Bireuen (20 Ha).

Selama kurun 2013-2017 telah terjadi kehilangan tutupan hutan mangrove ± 3.910,15 Ha. Luas kawasan mangrove yang dilindungi di Lansekap Peusangan, Jambo Aye dan Tamiang sebesar 9.876,39 Ha. Kondisi tegakan mangrove yang masih baik seluas 21.268,33 Ha. (Sumber : Kajian Spatial WWF Indonesia, 2018).

Dengan tekanan tekanan yang dialami oleh hutan mangrove seperti penebangan liar, pengalihan fungsi lahan dan lainnya diperlukan strategi pengelolaan dan pemanfaatan hutan mangrove, dan ini merupakan strategi pada program SRJS untuk mempertahankan hutan mangrove yang tersisa dari tekanan yang ada.

Pemanfaatan hutan mangrove secara berkelanjutan dengan memanfaatkan hutan mangrove untuk memproduksi produk seperti sirup, batik, makanana ringan dan juga untuk ekowisata, sehingga hutan mangrove tetap terjaga dan masyarakat mendapatkan keuntungan ekonomi.

Ketua Panitia Bersama Peukan Mangrove, Munazir, S.HI kepada Waspada mengatakan, kegiatan Peukan Mangrove dilaksanakan Pemko Langsa dengan sejumlah lembaga berlangsung sejak, Jumat-Minggu (26-28/7).

Puncak Peukan Mangrove adalah Seminar Internasional dilaksanakan di IAIN Cot Kala, Sabtu, (27/7) dengan menghadirkan pembicara dari KPH III, Akademisi Dr. Iswayudi, Aktivis Perempuan Dr. Rasyidah, dan perwakilan masyarakat seperti dari kelompok perempuan Kuala Langsa. (cmw)

 

Artikel ini telah tayang di waspada.id dengan judul Lomba Boat Nelayan Meriahkan Peukan Mangrove Di Langsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*