Home » Perlawanan Terhadap Kejahatan Lingkungan » Sekretariat Bersama Hutan Kemuning dan KPH III Kerjasama Kelola Ekowisata

Sekretariat Bersama Hutan Kemuning dan KPH III Kerjasama Kelola Ekowisata

Acehlandscape.com, Langsa – Untuk mengembalikan kembali fungsi hutan lindung Kemuning di Langsa yang sempat dirambah untuk perkebunan, Sekretariat Bersama (Sekber) Hutan Kemuning yang terdiri dari Pemerintah Kota Langsa, Perwakilan LSM, dan tokoh masyarakat menandatangani Kesepahaman Kerjasama dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) III. Acara berlangsung di Kantor Walikota Langsa, Kamis (5/9/2019).

Direncanakan kerjasama untuk pemulihan fungsi hutan Kemuning Langsa mencakup beberapa kegiatan antara lain mengembangkan kegiatan ekowisata, kegiatan sosialisasi penyadartahuan terhadap masyarakat untuk melindungi hutan kemuning, dan mendorong adanya penegakan hukum terhadap pelaku perambahan hutan Kemuning.

Pemerintah Kota Langsa telah membentuk Sekretariat Bersama Pengembalian Fungsi dan Peruntukan Kawasan Hutan Lindung Keumuning Kota Langsa, yang tujuannya untuk mendukung kerja pemerintah dalam upaya pengembalian fungsi dan peruntukan hutan lindung keumuning serta mendorong penegakan hukum terhadap kejahatan lingkungan dan satwa.

Sejak 10 tahun lalu telah terjadi penebangan ilegal dan perambahan hutan lindung Kemuning oleh oknum masyarakat yang menjadikan hutan lindung itu menjadi kebun pribadi seperti karet, sawit, pisang dan komoditi lainnya. Luas hutan lindung yang dirambah mencapai 265 hektar atau lebih dari 25 persen dari total luas 1.450 hektar.

Untuk itu Sekber Hutan Kemuning terus berkoordinasi dengan Pemko Langsa, KPH III dan kepolisian untuk mengupayakan pengembalian fungsi hutan lindung ini. Pada 2018, telah dilakukan upaya sosialisasi kepada aparatur gampong, tokoh masyarakat dan komunikasi dengan dinas terkait dalam upaya penataan kawasan guna penyelamatan hutan lindung Keumuning.

Dari upaya tersebut maka dirasa perlu adanya langkah nyata dalam bentuk penandatanganan Kesepahaman Bersama (MoU) antara (Sekber) Pemerintah Kota Langsa dengan KPH wilayah III Aceh terkait pemulihan kerusakan kawasan hutan lindung keumuning.

Hutan Lindung Keumuning merupakan kawasan hutan yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan WWF Indonesia pada Desember 2018, ditemukan adanya spesies kunci yaitu Orangutan Sumatera (Pongo abelii) dan satwa lindung lain. Hutan lindung Kemuning merupaan hutan penyangga yang berfungsi menyimpan cadangan air bagi kota langsa dan sekitarnya yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat tempatan.

Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan oleh ahli perubahan iklim (naturalis dan deltares) pada Nopember 2018 bahwa telah terjadi penurunan debit air baku di kota langsa dan sekitarnya. Masyarakat juga mulai merasakan kesulitan untuk mendapatkan sumber air bersih dalam 10 tahun terakhir akibat hilangnya sebagian tutupan hutan lindung Kemuning. []

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*